Kamis, 08 April 2021

26 Today

Getting 26 today with many dreams not come true yet. And doing nothing about writing wishlist or hope or something to pursue a year later.

Sebenarnya bahkan udah gak mau nulis apa-apa, atau nulis besok besok aja untuk mengurai pikiran. Eh tapi kok sayang ya gak nulis.

InsyaAllah besok besok ketemu lagi, ya.

Salam, dari aku yang masih pengen jadi penulis buku anak. Dan mulai mikir serius ke arah sana. Ahaha, semoga ya fit.

Sabtu, 20 Februari 2021

Tengah malam, dengan segala letih dan khawatir, tak ada sinyal wifi entah kenapa pun bablas aja tethering.


cuma mau bilang, apresiasi buat diri sendiri.


terima kasih ya fitri, sudah berjuang.

6 bulan perjalanan jadi ibu. tentu nggak mudah.

terima kasih, terima kasih sekali.

sudah beradaptasi banyak hal sampai di titik ini. 

melow bgt rasanya. nangis ga karuan, seperti merayakan sendirian. ah, entah merayakan entah setengah merasa terpuruk sebagian, rasanya jadi tak ada bedanya.

belajar terus mengenali kebutuhan diri, tiada henti. kadang rasanya capek sekali.


baru kali ini ngomong makasih ke diri sendiri sebombai ini rasanya.

Kamis, 21 Januari 2021

#sisakemarin: Tsani dan Ipeh

 


#sisakemarin, Rabu 20 Jan 2021, terjaga sejak nyaris pergantian hari di Selasa
feeling good ingat masa-masa bercengkrama mereka di bumi Sakura sana :")

Rabu, 20 Januari 2021

Ali Si Pemanggul Gandum Misterius

read: karena buat bahan pengen post di ig jadi wording captionnya gak akan banyak iklan seperti biasa haha. Yang aku posting di sini tulisan asli yang ga muat di caption ig yah. Biasa, sulit emang kebanyakan karakter ๐Ÿ˜‚


Pagi ini nangis baca buku ini. Tentang Ali putra Husein cucunya Rasulullah salallahu alaihi wasallam. Sebelumnya aku belum pernah tau tentang sosok ini sepanjang hidupku; ya Allah sedih amat yak.⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣

⁣⁣⁣⁣⁣⁣Singkat cerita part yang bikin nangis adalah, saat dewasa, Ali ini dagangnya lancar dan mendapatkan keuntungan yang banyak dari tahun ke tahun. Allah izinkan kekayaannya melimpah.⁣⁣⁣⁣

⁣⁣⁣⁣⁣⁣Namun, Ali dianggap sebagai orang yang pelit karena tidak pernah '๐™ฉ๐™š๐™ง๐™ก๐™ž๐™๐™–๐™ฉ' memberi sedekah pada orang lain. Orang-orang mencemooh. Katanya, "Untuk apa kaya, tapi pelit?"⁣⁣⁣

⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣Di sisi lain, beberapa kali saat malam tampak sosok misterius yang suka memberi sedekah pada para fakir miskin. Ia panggul sendiri karung gandumnya di tengah malam gelap; karung yang ia letakkan langsung, tepat depan pintu rumah para fakir miskin.⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣

⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣Kejadian ini berlangsung bertahun-tahun. Berkat jasa orang misterius ini, tak ada yang kelaparan saat itu. Tak ada yang tahu siapa ia.⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣

⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣Sampai suatu hari Ali bin Husein meninggal dunia. Keluarga & para sahabat yang memandikan jenazahnya menemukan bekas luka menghitam di pundak Ali. Bekas luka yang tampak seperti luka seseorang yang sering memanggul beban berat di pundaknya.⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣

⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣Penduduk Makkah menerka-nerka. ๐˜ˆ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฎ๐˜ช๐˜ด๐˜ต๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ช๐˜ถ๐˜ด ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ข ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ช ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ˆ๐˜ญ๐˜ช ๐˜ฃ๐˜ช๐˜ฏ ๐˜๐˜ถ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ช๐˜ฏ?⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣

⁣⁣⁣⁣Benar saja. Keesokan harinya, tak ada lagi karung gandum di depan rumah para fakir miskin. Sampai hari-hari berikutnya pun tak pernah ada lagi sosok pemanggul gandum misterius itu. Akhirnya semua orang menyimpulkan bahwa sosok misterius itu adalah Ali bin Husein.⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣

⁣⁣⁣⁣⁣⁣I couldn't hold on my tears. Benarlah ini dibilang salah satu buku selebritas langit. Biar apa kata dunia, dikenal Allah aja itu: sudah cukup. Kalau dikenal dunia bisa membuat kita disayang Allah ya tentu boleh banget. Kisah Ali menjadi kisah sederhana yang mengingatkan bahwa ga perlu peduli sama kata orang selama kita terus beramal baik. Dicemooh pun, ia merasa ga perlu mencari pembenaran & pembuktian kalau 'akutu ga seperti yang kalian bilang loh'.⁣

⁣⁣Dan hebatnya, ia jaga erat-erat sampai akhir hayat :")⁣⁣