Rasanya selalu sama. Kalau begini rasanya sama.
Gerak Fit. Kalau nggak gerak, sampai lelah, rasanya juga akan selalu sama.
Soal buku hijau yang belum jua terisi....
Soal kesempatan yang sebenarnya bisa saja dimiiki banyak orang.
Hati-hati menapak, Fit. Hati-hati bertekad.
Jumat, 04 September 2015
Rabu, 02 September 2015
KKN-brotherhood :)
nggak paham lagi sama kalian. nggak paham lagi sama kalian.
nggak paham lagi sama kalian
:')
haha, kalo bisa nginep malem ini aku nginep deh di kontrakan piya
#saveLPK #saveLRK #demilaporankkn
baru pulang kok langsung ngangenin sih gegara award belum mandi :P ?
Senin, 31 Agustus 2015
Halo Biak Temajuk, Apa Kabar? :)
Halo biak Temajuk, apa kabar?
Pagi ini kakak lihat anak SD berangkat diantar ayahnya. Dan tetiba kakak ingat kalian.
Tiap pagi kakak kerap lihat kalian berangkat. Jalan, diantar, maupun naik motor sendiri. Kalau Senin, kita upacara same-same kan?
Kakak masih ingat upacara pertama yang kakak ikuti, Aril berdiri di barisan siswa yang tidak lengkap atribut upacaranya. Kakak masih ingat barisan kelas satu yang massih belum bisa diam untuk tertib ikut upacara. Ada yang dorong-dorongan, ada yang meneukkan kaki, ada yang senggol-senggol teemannya.
Kakak masih ingat, kalau pagi-pagi kalian sudah berangkat sekolah tapi belum jam tujuh, kalian akan datang ke rumah untuk sekadar mengobrol, atau menyuruh kami masuk kelas. Nanti mendekati jam tujuh kalian tergopoh kembali ke sekolah. Kakak ingat siswa kelas enam yang menjadi pemimpin masing-masing pasukan. Ingat suara Romi saat jadi pemimpin upacara.
Kakak ingat hari kita telat upacara karena kalian jusstru datang lebih dulu daripada para guru. Kalian sampai meminta kami membunyikan lonceng agar upacara dimulai. Tapi hari itu, upacara malah berlangsung tidak sesuai keinginan :'(
Pagi ini, kalian berangkat sekolah. Si an lagi kakak dan abang UGM yang pagi ini ikut upacara. Si an lagi yang kalian sapa atau bahkan kalian teriakkan dari jauh. Si an kakak yang ajak selfie atau pinjamkan hp. Kakak rindu, kalian pun juga ya? Doakan kakak dan abang bisa ke sinun lagi ya :')
Hahaha, mulai baper nih ya kakaknya. Maaf ya...
Pagi ini kakak lihat anak SD berangkat diantar ayahnya. Dan tetiba kakak ingat kalian.
Tiap pagi kakak kerap lihat kalian berangkat. Jalan, diantar, maupun naik motor sendiri. Kalau Senin, kita upacara same-same kan?
Kakak masih ingat upacara pertama yang kakak ikuti, Aril berdiri di barisan siswa yang tidak lengkap atribut upacaranya. Kakak masih ingat barisan kelas satu yang massih belum bisa diam untuk tertib ikut upacara. Ada yang dorong-dorongan, ada yang meneukkan kaki, ada yang senggol-senggol teemannya.
Kakak masih ingat, kalau pagi-pagi kalian sudah berangkat sekolah tapi belum jam tujuh, kalian akan datang ke rumah untuk sekadar mengobrol, atau menyuruh kami masuk kelas. Nanti mendekati jam tujuh kalian tergopoh kembali ke sekolah. Kakak ingat siswa kelas enam yang menjadi pemimpin masing-masing pasukan. Ingat suara Romi saat jadi pemimpin upacara.
Kakak ingat hari kita telat upacara karena kalian jusstru datang lebih dulu daripada para guru. Kalian sampai meminta kami membunyikan lonceng agar upacara dimulai. Tapi hari itu, upacara malah berlangsung tidak sesuai keinginan :'(
Pagi ini, kalian berangkat sekolah. Si an lagi kakak dan abang UGM yang pagi ini ikut upacara. Si an lagi yang kalian sapa atau bahkan kalian teriakkan dari jauh. Si an kakak yang ajak selfie atau pinjamkan hp. Kakak rindu, kalian pun juga ya? Doakan kakak dan abang bisa ke sinun lagi ya :')
Hahaha, mulai baper nih ya kakaknya. Maaf ya...
suatu ketika; saya dikerumunin anak-anak buat dipeluk :")
Minggu, 30 Agustus 2015
Selamat datang realita!
Halo, selamat datang di
Yogyakarta.
Siang ini kami berduapuluhlima
sudah mendarat di Yogyakarta—dengan perasaan yang jika saja bisa dijelakan :
kami-belum-mau-ada-di-sini
KKN dua bulan di manapun tentu
penuh cerita. Begitupun kami. Dua bulan di Temajuk, desa perbatasan yang tidak
tersentuh sinyal, listrik bergantung dengan tenaga surya maupun genset atau
diesel, memberi kami begitu banyak pelajaran. Salah satunya, tanpa sinyal,
tentu kami jadi sangat menghargai pertemuan dan janji.
Saya tahu, baper ini tidak boleh
berkepanjangan. Tapi apa boleh buat, senyum anak-anak Desa Temajuk masih
terbayang di benak kami. Wajah orang tua angkat, rutinitas setiap pagi, motor
luar biasa yang kami gunakan, semuanya masih membenak. Bahkan, tangis warga
ketika melepas kami pergi. Ah, apalagi tangis anak-anak.
Bagi kami, perjalanan dua bulan
ini bukan sekadar perjalanan penggugur kewajiban mata kuliah wajib KKN. Meski kami
pun belum yakin juga apa dua buan kemarin layakk jika disebut sebagai
pengabdian. Tapi dua bulan kemarin adalah dua bulan pembelajaran yang banyak. Tentang
ikhlas, rela berkorban, mengenal satu sama lain, mengenal budaya, dan tidak
hanya belajar mengembangkan potensi diri sendiri tapi juga bagaimana belajar
membuat orang-orang mau mengembangkan potensi dirinya.
Sampai bandara pukul 10 tadi,
hampir setengahnya menangis. Menangis ingat bahwa saat ini kami sudah kembali
ke realita. Sudah tidak ada lagi teriakan anak-anak yang bersorak melihat kami
datang. Sudah tidak ada lagi kebersamaan setiap hari dengan kelompok kecil ini.
Semuanya tidak akan sama lagi.
Bagi kami, perjalanan ini
perjalanan yang akan menginspirasi sampai akhir nanti. Bagi saya pribadi,
perjalanan ini bahkan menjadi perjalanan batin yang meresap dan terkenang di
dalam hati. Bagi kami, perjalanan ini membuat kami berjanji pada diri kami
untuk suatu saat ke sana lagi. Entah kapan dan bagaimana. Entah anak-anak di
sana sudah sebesar apa.
Ah, kami rindu!
Saya pun besok sudah ada jadwal
kuliah 6 sks.
Selamat datang realita!
Sabtu, 18 Juli 2015
Pamit
Pamit; saya Juli-Agustus ini ada di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat untuk Kuliah Kerja Nyata. Di desa ini tidak ada sinyal, listrik juga terbatas. Air tidak selalu bagus kondisinya. Foto ini semacam tugu perbatasan dengan Malaysia gitu. Ini saya lagi ke kecamatan jadi bisa update dikit hihi. Entah kapan bisa dapet sinyal lagi. Perjalanan 2,5 jam dengan medan yang super, menerjang pasir, menyebrang sungai dsb membuat kita harus mikir panjang buat ngelakuinnya.
Salam kangen : buat kalian semua. Peluk dari jauh :')
Langganan:
Postingan (Atom)

