Tampilkan postingan dengan label anak-kos. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label anak-kos. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 Juni 2014

Syukur

"Kadang bosen gitu nggak sih, deket kosan kita kalo mau beli makan pilihannya ya kalo nggak ke warung tenda A, warung tenda B, ya ke warung makan C?"
"Iyaaa *ngomongnya beneran semangat dan setengah teriak*, aku juga ngerasa gitu. Kadang bosen gitu ya lauknya ini-ini aja."

*hening*

"Tapi harusnya kita bersyukur tau. Kita masih punya pilihan. Sekali-kali juga mungkin kita beli makan diluar dua itu, walau paling sering ya kesana. Yang harusnya lebih bosen itu...yang jual. Karena mereka nggak bisa milih. Menu masak mereka tiap hari mungkin sama."

*diem*

"Iya, ya...bener juga :')."

obrolan yang udah lumayan lama di kosan 

Rabu, 20 November 2013

Kereta, Presentasi, dan Bandung


Alhamdulillah...
hey, bahkan saya nggak pernah ngebayangin ini sebelumnya : naik kereta ekonomi, buka laptop, konek internet, dan...masih ngedit presentasi. Bandung : insya Allah dalam enam jam lagi. Ya Allah, maka nikmatMu yang manakan yang pantas kami dustakan? Bandung adalah doa untuk 10 November yang Allah tidak kabulkan 20 Oktober kemarin. Dan mungkin ini kesempatan yang Allah kabulkan atas doa Uzi, adik kosan yang pengen banget ke Bandung dan Allah mengabulkannya juga dengan meminta saya mengikutinya.
Terima kasih ya Allah.. :) cerita selanjutnya nanti, ya. Mohon doanya agar sukses dan lancar pada presentasi besok. Aamiin.

#dan sedari sore, sebuah awalan cerita fiksi berkelebat di kepala saya. Tentang Bandung, juga jarak dan kereta. Ada yang mau menyumbang isi kisah atau endingnya ? :)