Tampilkan postingan dengan label ilmu komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ilmu komputer. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Agustus 2017

Ilmu dengan Adab

Ibu Sufyan Ats Tsauri merupakan salah satu dari wanita-wanita agung yang shalihah. Sang ibu pernah mengatakan kepada putranya, “Wahai anakku, carilah ilmu, aku akan mencukupimu dengan hasil tenunanku.”

Sang ibu juga berpesan, “Wahai putraku, jika engkau telah mencatat sepuluh huruf maka lihatlah dirimu, apakah itu mengubah cara jalanmu, keadaanmu, kelembutanmu serta ketenanganmu. Jika engkau tidak melihatnya, maka ketahuilah, bahwa itu membahayakan buatmu dan tidak memberikan manfaat bagimu.”

(Al Kawakib Ad Durriyah, 1/231)

Pada suatu masa di perjalanan dari warung sop-soto di Karangwuni, masih di atas jok motor, saya bersama Nusa, si calon ketua KAMMI Sleman  membicarakan kutipan ini. Bagaimana bisa ilmu dibilang dapat mengubah cara jalan, keadaan, kelembutan, serta ketenangan. Menambah hal-hal di luar pemahaman, wawasan, dan kebijakan.

Lalu Nusa berkata, karena ilmu, semestinya diperoleh dengan adab. Maka adab menuntut ilmu lah yang membuat kita mendapatkan hal-hal tersebut, sehingga tersebutlah ilmu itu memberikan manfaat; bukan justru membahayakan.

Semoga, adab dalam menuntut ilmu bisa terus kita ingat dan laksanakan dalam setiap kesempatan. Sehingga kita bisa memperoleh apa yang disebut sebagai ilmu yang bermanfaat dalam kutipan tersebut.

Yassarallahu amrana!

#ntms
Terima kasih berbagi insightnya, Nusa! Semangat kamu skripsinyaa :")

*ps: itu halaman motto di skripsi, dulu pertama banget nemu quote itu dari akun OA Dakwah Islam di line

Jumat, 17 Juni 2016

Sidang Satu-per-Satu

Saya menulis ini di ruang sidang skripsinya Maya. Reflek begitu saja setelah kebaperan baru tau Nana sidang nanti siang. Bahkan pake keypad hp. Sekarang sidang Maya-temen (seper)juangan saya di makul sistem pakar. Dan akumulasi mengawal perjuangan 3 malamnya Zahra atas nulis skripsinya.
Ada yang saya takut : ditinggal skripsi-sidang-wisuda. Ditinggal nikah juga takut sih. Tapi saya sadar itu niscaya. Sangat mungkin. Ih apalagi kalo buka sosmed. Itu yang namanya temen itebe kayak panen aja sidangnya. Pekan ini-sejak aturan prodi berubah soal jadwal submit dan sidang-adalah jadwal sidang. Dan karenanya jadwal sidang itu bertubi-tubi tanpa ampun. Bisa paralel sampai 4. Dan bisa berturut-turut 3 sesi. Dan saya tau saya tetap bahagia atas kebahagiaan teman saya.  Walaupun di balik itu semua bisa baper guling-guling *hiks
Barangkali memang saya yang belum bisa atur waktu dan prioritas. Juga fokus yang akhir-akhir ini susah diduakan ke sana *bukan multitasking jenis fokus yang bisa dilakukan cewek macem saya ternyata. Ayo bangun Fiit :')
Dear gengs, kuminta doa ya huhu. Kalian yang membaca tidak perlu komen (di sini ataupun di dunia nyata). Cukup doa saja. Nggak perlu bilang-bilang juga. Saya butuh banyak doa, tapi saya tau saya juga butuh usaha lebih. Semoga Allah menguatkan saya :"
Terimakasih sudah mampir dan membaca. Menjenak dan barangkali menyempatkan doa. Sungguh pada doa-doa kita malaikat akan memintakan pada Allah doa yang sama bagi si pemgucap doa. Dan saya mendoakan teman-teman juga dilancarkan buat skripsinya. Yang udah selesai, saya doakan lancar, kuat, manfaat pasca skripsi. Sampai jumpa juga dalam keadaan yang lebih baik (baca: saya lulus makul TA)

Kamis, 31 Maret 2016

"Aku Habis Baca Blog Kamu..."

ke kampus, ketemu Chris yang lagi jalan dari arah ruangan sidang (meski dia ngga abis sidang di ruangan sidang karena paralel sidangya sama orang lain) bareng temennya (atau saudara mungkin? soalnya mirip) yang bawa ssebuket besar bunga.

Aku yang sudah berbelok, membalik arah, menyalami.

"Selamat ya Chris..." tersenyum, tulus. Ah, luar biasa teman-teman yang sudah pendadaran ini.
"Iya makasih ya.... Eh aku kemarin baca blog kamu, lho!"
Kaget. "Tau dari mana alamatnya?" Sejujurnya saya dan Chris tidak terlalu dekat. Kami beda kelas, bukan sekadar beda kelas A dan B tapi reguler dan kelas internasional.
"Kemarin aku cari-cari tentang skripsi. Eh nemunya ke blog kamu. Bagus kok isinya."
*blushing* "Ya ampun, itu isinya macem-macem campur-campur. Hahaha...." mbatin : lah kok ya searching skripsi nyambungnya ke situs ini wkwk 
"Tapi bagus kok isinya." tersenyum, meyakinkan, tulus juga.
"Mau pulang ini Chris?"
"Iya, mau telpon orang tua dulu."
"Oooh oke. Sekali lagi selamat yaa."
"Iya makasih yaa."

Sejujurnya nggak nyangka aja kalo ada yang sampai hinggap di rumah tulisan ini. Yang issinya berantakan, campur-campur, ngga dipiketin tiap hari dalemnya. Kadang ngga sekali dua kali. Suka kaget juga kalo Riri tiba-tiba japri. Kalo Hamidah tiba-tiba bilang aku suka baca blog Kakak. Kalo Tea bilang, Fit aku kaget baca blog kamu yang.... Kalo...hmmm yaudah itu aja sih *emot tutup mulut pake maskernya WA*

Ah, selamat S. Kom dan mengerjakan revisi Chris. Sayang tadi aku ngga bisa dateng ke pendadaranmu.

Bonus foto pasca pendadarannya Miki (yang saya juga ngga dateng karena ada kelas pada jam yang sama). Foto dipos di sini karena kata-kata dalam posternya :v

Chris yang depan, ketiga dari kiri


Rabu, 16 Maret 2016

Yang Pertama

bagaimana rasanya jadi yang pertama, Fauzi?

-pasca pendadaran Fauzi, Ruang Sidang Ilmu Komputer
yang bahkan ruang sidangnya sudah kehabisan kursi sebelum dosen penguji datang
yang sidangnya disaksikan oleh segini banyak orang

semoga ilmunya berkah dan manfaat :")
tidak hanya buat diri sendiri tapi juga buat sekitar :")


bonus quote ah, bukan buat Fauzi doang tapi buat semuanya :

”Bila kaum muda yang telah belajar di sekolah menganggap dirinya terlalu tinggi dan pintar untuk melebur dengan masyarakat yang bekerja dengan cangkul dan hanya memiliki cita-cita yang sederhana, maka lebih baik pendidikan itu tidak diberikan sama sekali.”
(Tan Malaka) 
bonus satu yang pendadaran siangnya :
yang mana orangnya? 
yang pegang bunga itu di tengah~

Senin, 14 Maret 2016

#1st 2012 Tripel S.Kom Soon

couldn't be more proud of you all
esp. Fauzi dan Rian yang temen sebimbingan, yang kadang pernah aku tanyain, kamu buka file skripsi tiap hari? terus dijawab, ya iyalah Fit. terus saya rasanya jiper, pengen merayap diem-diem, hahaha. jadi habis ini kelas bimbingan tanpa kalian? kalian kehilangan obrolan kita loh! hahaha *naon sih Fit :v

juga ada Miki temen seangkatan yang digadang-gadang dari awal semester bakal pendadaran pertama. at least kamu anak IUP pertama yang pendadaran Mik.

eh, ada kak dete juga, kaka kelas dari jaman smp

semoga ilmunya berkah dan manfaat ya teman-teman dan kakak-kakak :")

#ceritadiharideadlinepengumpulanproposal
*ngomong tripel soalnya ada di cara kerja BLAST :P*

credit photo to Haydar  *padahal tadi saya moto di kampus tapi belum selengkap ini jadwalnya*

Kamis, 03 Maret 2016

#randompost:soal dunia kuliah kini dan nanti

Hari ini, ada dua agenda akademik yang saya ikuti. Yang pertama sosialisasi kegiatan lab Sistem Cerdas (SC) *terusingetmemey* dan yang kedua adalah zemi, istilah Jepang yang dosen kami sebut untuk pertemuan rutin mingguannya ketika S3, yang kami sadur untuk sebutan pertemuan bimbingan kami.

Yang pertama, sosialisasi kegiatan lab SC.
saya tidak menyangka kalau kumpul ini adalah kumpul S1 sampai S3-walaupun tadi kalo ga salah ga ada anak S3nya. Tapi tadi anak S2nya banyak banget. Anak 2012 aja cuma 4 orang --a. Selain tabrakan sama kuliah, mungkin sosialisasinya kurang dan cukup ndadak juga sih. Tapi bukan itu fokus saya. Pagi ini ketika menjelang masing-masing orang berkenalan, saya yang kalo di kampus selatan (yang notabene isinya mayoritas anak S1) udah merasa tua langsung merasa bocil dan butiran jasjus *ehsebutmerek* di antara kakak-kakak S2 itu.

Terus yang saya garisbawahi sih...kuliah itu butuh passion ya :"

Sampai detik ini, saya belum pengen ambil kuliah S2. ya belum pengen aja, belum ada kecenderungan hati #apasih. Terus saya memandang kagum aja sama kakak-kakak S2 di sini, apalagi kalo niat banget ngasih usulan buat kegiatan lab setahun ke depan. Melihat betapa dunia S2 itu sepertinya lebih akademis dibanding anak S1 yang masih demen aja main ama anak hima wkwk. Saya jadi inget kan kata Tere Liye, harusnya kita tuh bahkan udah kepikiran ide skripsi sejak hari pertama kita masuk kampus. Mungkin lebay emang, tapi saya pikir ada benernya juga. Itu bisa jadi sesuatu yang menjadi ketertarikan awal kita kenapa milih prodi tersebut buat kuliah. Kalau dalam perjalanannya berubah, it doesn't matter.

Kuliah butuh passion, karena kalau bicara tridharma perguruan tinggi, penelitian, pengabdian, dan pendidikan itu sangat tidak main-main. Bayangkan, semester ini saja ada 229 orang yang mengambil mata kuliah Tugas Akhir, di mana saya adalah mahasiswa urutan ke-200 yang mengambil mata kuliah ini. It means, jika berjalan linear (sayangnya kemungkinan besar tidak) akan ada 229 karya ilmiah baru hasil penelitian (wow!). Passion akan menggerakan setiap individunya mengerjakan karya ilmiah dengan suka cita. Sehingga mahasiswanya ini tidak terlalu banyak yang ditahan di kampus dan hanya memenuhi tempat parkir saja :". Lebih baik lagi, jika penelitiannya adalah penelitian yang membawa kemaslahatan ummat. Sayang, godaan di luar skripsi barangkali lebih dominan mengganggu ornang-orang lemah macam saya *mohonbantudoa*.

Kemudian yang kedua, pasca zemi.
Kelas tinggal isi 6 orang dengan saya. Dan teman saya nanya, kamu mau ngapain Fit habis kuliah? Hahaha, its common question di usia senja perkuliahan ini yah. Saya sih cuma ketawa terus bilang, mau ke GSP, wisuda. Setelah bilang ini pertanyaan mengerikan, tentunya :P.

Terus saya yang nggak mau rugi ini nanya balik dong, kan saya nggak mau rugi :P. Temen sya ketawa.. Saya bilang, lha iya Mam, resiko nanya itu ditanya balik. Eh sekarang saya lupa tadi temen saya bilang apa.

Setelahnya kami terlibat dengan obrolan teman-teman lain. Bilang mau maganglah, nyobain daftar S2 dululah, riset di Jepang lah, macam-macam yang dibahas. awalnya ngga ngikutin sih. sampai kemudian saya tertarik sama kutipan ini :
"Tapi ngga mau ah kalo kerjaan ngoding. tapi terus ngga tau lagi mau kerja apa dong?"
Saya ngebatin, adalah, mesti ada.
Faktanya we know designer, system analyst, business analyst, data analyst, digital media planner, atau bahkan teller bank pun bisa alumni komputer, hehe. Nggak mesti developer, kan? kalo emang ngga mau...

"Aku juga. Kok bayanginnya kerja kayak gitu tuh depan komputer terus...."

"Iya sama. Ngapain juga kan ngerjain kerjaan orang. Ngoding depan laptop mulu."

Terus saya jadi inget Ust. Fadli reza pernah bilang dalam suatu kelas kepemimpinan. "Jangan sampai kita hidup itu menghidupi mimpi orang lain. Tapi lupa menghidupi mimpi sendiri."

Terus saya sampein aja pesan itu. Ah ternyata pada jadi baper dan mikirin kata-kata itu juga. Ya meski gatau sih sampe sekarang masih dipikirin apa ngga. Saya juga sekarang-sekarang ini mikir hal itu kok. Soal mimpi sendiri dan apakah nanti saya akan mengerjakan mimpi orang lain#nggamaudong. Tapi...untuk masa depan yang belum pasti, mari kita mengusahakan segala hal baik saat ini juga untuk perencanaan masa depan :")

manatsemangats!
#endingnyanggabagusbanget ya :"


Kamis, 21 Januari 2016

Nostalgic .

/habis scrolling ig mbak em, mbak shinta, tepen, dan lain sebagainya/
.
.
.
terus, jadi pengen mengenal anak-anak dan senior-senior ilkom lebih dalam lagi .
jadi pengen main-main ke himakom lagi .
jadi pengen manitiain acara lagi .
jadi keinget himakom berknjung dan dengerin curcolan mbak em soal a*higuna (eh ketauan ya) .
jadi pengen kumpul skema bareng mbak shinta .
jadi pengen rapat-rapat ngobrol-ngobrol makan-makan bareng mba ikvi .
jadi kangen masa-masa masih mahasiswa muda ilkom, haha .
jadi kangen reramean .
jadi kangen ledek-ledekan .
jadi kangen nada ngomongnya amel yang  nyebut mohon maaf (yang sampe ditularin haikal ke kelompok kkn) .
.
.
.
jadi kangen
jadi baper

#eh padahal buka halaman ini bukan mau ngeshare ini

Selasa, 10 November 2015

Tentang Skripsi

Malam, masih di Milan. It was sooooo long time ago. Sejak saya tidak lagi di himpunan dan di kelompok studi prodi, saya kayaknya ngga pernah lagi pulang malam dari milan. Kalau dari yang lain sih kadang sering juga, hheu.

Sore-sampai malam ini saya ikutan seminar TA. Semacam sosialisasi TA gitu, yang ngisi dosen dan alumni. Acara himpunan. Isinya lebih kurang isi TA, batesan skripsi kalo dibanding tesis sama disertasi, tips trik, alur sampe sidang, dsb, dll. Yang mungkin sebenernya lebih guna dan ngefek ke anak semester 5 *tapi ilmu bisa dipungut darimana aja toh? ;)

Sebenernya salah satu alesan ikut ini adalah saya pengen ketemu sama temen-temen ilkom12 aja yang udah lama ngga ketemu karena perbedaan jadwal yang udah beda banget sejak semester tujuh. Lama ngga ketemu euy. Bahkan, saya sampe ngancel agenda lain.

Sejak entah lupa semester berapa, sejak saya tahu posisi saya di mana di prodi ini, saya tidak menjadi orang yang ngoyo mau lulus kapan. Bukan berarti saya mau leyeh-leyeh pasrah bodo amat lulus kapan. Sudah hilang semangat ketigasetengahan saya layaknya semangat ideal maba unyu yang baru masuk dunia kampus. Tapi lebih ke saya ingin menikmati tiap detiknya *menghela nafas panjang.

Saya tahu, di sepanjang sejarah saya kuliah ini, ada banyak pemberhentian yang ingin mendewasakan kita. Saya kadang tidak tahu dan sulit menebak apa yang Allah sembunyikan di balik seluruh jalan hidup saya. Ilmu Komputer salah satunya. Ada banyak proses yang saya jalani selama saya mampir di Jogja ini. Bukan seberapa banyak lomba yang saya ikutin, bukan seberapa penting materi kuliah ini ngefek sama diri saya. Karena kalau kalian kenal saya, this three years not about that. Saya justru banyak dibesarkan oleh hal lain yang mungkin ada sebagai efek domino dari ilmu komputer ugm.

Saya tahu, berjuang masuk sini sulit *kalau saya mengenang masa snmptn dulu. saya ditolak undangan, masih aja ngoyo mau masuk jurusan yang sama. saya nyaris ngga terpengaruh sama saran jurusan saya di angket rekomendasi psikologi dari serangkaian asesmen jaman sekolah dulu. sekarang, saya mengerti kenapa psikolog dulu menyimpulkan begitu.

Tenang, saya sudah di sini sekarang. seperti yang sering kalian dengar. apa yang dimulai, harus diselesaikan. Dan skripsi yang baik adalah skripsi yang selesai. Saya akan belajar berjalan pelan-pelan dan berusaha memalingkan kepala dari hal-hal yang suka mencuri perhatian *halah*. Semester ini saya belum mengambil skripsi, even many of my friends does. Saya mau belajar bergerak, pelan-pelan. Dan saya butuh doa serta dukungan dari kalian semua. Saya ngga pernah tahu Allah bakal ngabulin doa sebelah mana, Bahkan seluruh nilai di transkrip itu, entah bagaimana, saya yakini sebagai efek dari doa ibu. Karena kalau berkaca dari semester-semester yang sudah saya lalui, saya merasa jauh dari pantas....

Ah teman-teman, saling menyemangati ya :')
Salam sayang <3
-Fitri Hasanah Amhar
ditulis dengan sebegitu mengalir hanya berawal dari pengen cerita aja soal ngga mau ngoyo serta lagi di milan dan ikut seminar TA, tanpa tahu endingnya bakal ke mana

Senin, 24 November 2014

Happy Gemastik7 :D

Selamat Gemastik bagi yang menjalankan :) maaf ya ini logonya logo Data Mining karena ceritanya emang dibikin khusus buat anak Data Mining a.k.a Tim Sae a.k.a Amirah Farah, Rochana, dan Nur Rista. Semoga besok miningnya dilancarkan teman-teman :')

Sabtu, 02 Agustus 2014

Repost Photo

[semacam photoset di tumblr, berhubung gapunya tumblr dan kurang suka upload di fb, saya upload sini ajalah ya :')]
gambarnya diambil dari tulisan di bagian belakang jaket 
semoga ilkom12 bisa menerangi dunia dengan kebaikan serta ilmu-ilmunya ya :') juga doa serupa buat kalian yang ikut mengaminkan. Semoga kita semua bisa bermanfaat di jalan hidup kita masing-masing :')

Rabu, 25 Juni 2014

Quote Spesial Teknik Komputasi

"Nggak ada soal yang lebih mudah dari catetan. 
Yang lebih susah? Banyak."

Lemma-nya Deffi Alfiani Mulyaningrum
Selasa, 24 Juni 2014
dedicated to Teknik Komputasi yang...:"!

Selasa, 04 Maret 2014

Manfaat Penggunaan B-Tree pada Secondary Storage

Pengertian B-Tree dan Secondary Storage
B-Tree yang merupakan kependekan dari Balanced Tree merupakan bentuk umum dari red black tree. B-Tree dirancang seimbang sehingga memiliki ketinggian yang sama pada setiap daunnya untuk memudahkan pencarian. Tidak seperti binary search tree (BST) yang hanya memperbolehkan treenya memiliki dua child, internal node pada B-Tree boleh memiliki lebih dari dua child. Dengan demikian, B-Tree memungkinkan untuk menyimpan banyak data dalam satu node.

Secondary storage merupakan media penyimpanan komputer yang berupa disk. Secondary storage memiliki kapasitas yang lebih besar, harga yang lebih murah, dan akses yang lebih lambat dibandingkan dengan primary storage. Data pada secondary storage tidak dapat diakses langsung oleh CPU, melainkan harus dicopy terlebih dahulu ke primary storage.

Implementasi
Karena keterbatasan mekanik, suatu akses pada secondary storage akan membutuhkan waktu yang relatif lama. Akses ke disk diperkirakan 1000x lebih lambat dibandingkan akses ke main memory atau primary storage. Di sisi lain, main memory tidak memiliki kapasitas yang cukup besar. Oleh karena itu manusia tentu membutuhkan disk untuk menyimpan berbagai macam data.

Bisa diambil contoh suatu data di yellow page suatu wilayah yang tiap entrinya terdiri dari data pribadi berupa nama, nomor telepon, serta alamat. Katakanlah ada 4.000.000 penduduk dan masing-masing entri disimpan dalam sebuah record yang besarnya 512 byte. Maka total ukuran file yang dibutuhkan adalah sebesar 4.000.000 x 512 = 2.048.000.000 atau sekitar 2 GB. Ukuran file ini akan terlalu besar jika disimpan dalam main memory sehingga perlu disimpan dalam disk. Sementara bisa dibayangkan jika yang didata adalah ratusan juta data, maka akan dibutuhkan disk yang lebih besar lagi kapasitasnya.

Ketika menggunakan disk untuk penyimpanan, akan digunakan struktur blok pada disk untuk menyimpan data. Blok merupakan satuan unit transfer antar disk dengan memory agar dapat dibaca pada komputer. Suatu secondary storage akan dibagi menjadi blok-blok yang berukuran sama. Katakanlah 1 disk block berukuran 8.192 byte atau sekitar 8 KB. Maka akan diperlukan 2 GB/8 KB per blok = 250.000 blok. Dimana setiap blok akan menyimpan sebesar 8.192/512 = 16 records.

Semakin membutuhkan disk berkapasitas besar, maka permintaan terhadap akses data pada disk atau secondary storage juga semakin tinggi. B-Tree adalah metode indexing data yang memungkinkan untuk memperkecil waktu akses data pada suatu disk. B-Tree yang dapat menyimpan banyak data dalam satu node akan memungkinkan jumlah subtree dari B-Tree dapat sangat banyak. Karena itulah B-Tree sangat cocok digunakan dalam pengelolaan data dalam disk. Karena didesain memiliki banyak cabang, B-Tree dapat meminimalisasi jumlah akses terhadap disk.

B-Tree termasuk pada teknik pencarian “multiway search tree” yang dapat meminimalkan jumlah akses ke disk. Setiap node akan disesuaikan dengan ukuran blok pada disk. Mengacu pada contoh yang telah diuraikan sebelumnya, maka 1 node akan memuat 1 blok atau 8 KB. Hal ini bertujuan untuk meminimalkan jumlah blok transfer. Pada node-node B-Tree, data disimpan secara terurut agar mempermudah pencarian sehingga waktu yang digunakan lebih efisien. B-Tree juga memberi indeks pada blok-blok tertentu sehingga pencarian tidak dilakukan di seluruh data namun hanya pada blok-blok tertentu. Pemberian indeks ini dilakukan B-Tree dengan algoritma rekursif.

Referensi :
~. 2007. Bab 2 : Landasan Teori. Diunduh dari http://thesis.binus.ac.id/Asli/Bab2/2007-2-00213-IF-Bab%202.pdf pada 4 Maret 2014 pukul 11.49.
Manurung, Ruli dan Azurat, Ade. 2007. IKI 20100 : Struktur Data dan Algoritma “B Tree”. Diunduh dari http://aren.cs.ui.ac.id/sda/resources/sda2010/13_btree.pdf pada 27 Februari 2014 pukul 13:55.
Mushofan, Aldyaka. 2013. Makalah IF 2120 Matematika Diskrit – Sem. I Tahun 2013/2014 “B-Tree dan Penerapan di Basis Data”. Diunduh dari http://informatika.stei.itb.ac.id/~rinaldi.munir/Matdis/2013-2014/Makalah2013/MakalahIF2120-2013-104.pdf pada 27 Februari 2014 pukul 13:57.
Wahyu, Pakasius. 2011. Makalah IF 2091 Struktur Diskrit – Sem. I Tahun 2011/2012 “Cara Kerja B-Tree dan Aplikasinya”. Diunduh dari http://informatika.stei.itb.ac.id/~rinaldi.munir/Matdis/2011-2012/Makalah2011/Makalah-IF2091-2011-029.pdf pada 4 Maret 2014 pukul 11.43.


 dibuat untuk memenuhi Tugas I Analisis dan Desain Algoritma II,
4 Maret 2014

Sabtu, 26 Oktober 2013

Membalas Kejahatan dengan Kebaikan

"The golden rule of design : Don't do to others what others have done to you. Remember the things you don't like in software interfaces you use. Then make sure you don't do the same things to users of interfaces you design and develop." --Tracy Leonard (1996) 
--dikutip dari Chapter 5 : The Golden Rules of User Interfaces Design, The Elements of User Interfaces Design (c) John Wiley & Sons, 1997; Theo Mandel, Ph.D. [materi kuliah Interaksi Manusia Komputer pertemuan terakhir sebelum UTS]

Hei, bukankah ini sama dengan apa yang agama kita ajarkan?
Tentang kejahatan yang dibalas dengan kebaikan.
Lihatlah Rasulullah betapa banyaknya beliau dulu disakiti secara lahir maupun batin oleh para Kafir Quraisy. Sementara betapa mulianya perlakuan beliau kepada mereka.
Karena membalas tidak akan memberi kebaikan apapun, malah mempersulit masalah yang ada.



Urusan membalas,,,biar Allah saja :)

Karena Belajar dan Tidak Belajar, Tidak Pernah Sama

catatan kecil setelah mendengar temen ngomong gini.

Tentang ADA I (Analisis Desain Algoritma I, beberapa kampus menyebut matakuliah ini DAA), sejujurnya saya sempat mikir hal yang sama : belajar nggak belajar sama aja, entah saya yang belum paham juga apa gimana, tapi rata-rata emang belum bisa nangkep apa yang dosen kami ajarkan di matakuliah ini. Nggak paham kalau nanti dapat soal bagaimana kami harus menjawab, bahkan hanya tahu kami setengah semester ini belajar apa, bukan paham-setidaknya belum. Apalagi malam sebelumnya saya demam sampai 39 derajat-Betapa tidak menyenangkannya kombinasi sakit, di kosan, serta ujian ADA esok hari :(

Tapi kemudian setelah -entah kenapa- 35 menit sebelum ujian tiba-tiba saya tersentak hal tersebut (yang saya tulis di atas), saya reflek mencari kertas untuk menulisnya, dan terpilihlah halaman cover dalam binder itu, bahkan saya merasa jleb banget waktu pikiran itu terlintas. Dan otomatis...alhamdulillah bisa menyemangati :)

Percayalah, usaha kita punya nilai sendiri di mata Allah, selama kita ikhlas :")


Sabtu, 19 Oktober 2013

Terima Kasih Allah :)

Terima kasih Allah, terima kasih atas kadiv PHP dan telepon durasi 45 menit padahal jam udah jam setengah sebelasan gini :D . Juga tambahan atas kabar menyenangkan dari seberang sana. Setidaknya semua baik-baik saja dan semua berpacu untuk terus mengembangkan diri, bukan ?

Untuk besok, saya tunggu kabar baiknya juga, ya Allah. Aamiin. Aamiin. Aamiin :)

Senin, 16 September 2013

Computer Science : Punah itu Tidak Selamanya

"Computer science, like many fields, is largely technology driven. The reason the ancient Romans lacked cars is not that they liked walking so much. It is because they did not know how to build cars. Personal computers exist not because millions of people had some long pent-up desire to own a computer, but because it is now possible to manufacture them cheaply. We often forget how much technology affects our view of systems and it is worth reflecting on this point from time to time.

In particular, it frequently happens that a change in technology renders some idea obsolete and it quickly vanishes. However, another change in technology could revive it again. This is especially true when the change has to do with the relative performance of different parts of the system. For example, when CPUs became much faster than memories, caches became important to speed up the “slow” memory. If new memory technology some day makes memories much faster than CPUs, caches will vanish. And if a new CPU technology makes them faster than memories again, caches will reappear. In biology, extinction is forever, but in computer science, it is sometimes only for a few years.

However, changes in the technology may bring back some of the so-called “obsolete concepts.” For this reason, it is important to understand why a concept is obsolete and what changes in the environment might bring it back again.

....The list goes on, but these examples should make the point: an idea that is obsolete today may be the star of the party tomorrow. "

page 77-78/1141-ebook Modern Operating Systems, Second Edition, by Andrew S. Tanenbaum

[edisi hari ini presentasi dan masih berjuang memahami materi; terus tadi nemu kutipan yang menurut saya cukup menarik-walaupun itu nggak dibahas di presentasi ini T^T. Di Computer Science, kepunahan itu tidak berlaku selamanya ! Mohon doa supaya paham ya teman-teman, supaya sukses juga presentasi SO-nya. Aamiin]

btw, obsolete-yang sering disebut-sebut di atas itu artinya kuno

Minggu, 15 September 2013

Seminggu Ini

Kemarin pas awal nyampe Jogja, saya sok-sokan bilang ke diri saya sendiri : Minggu pertama kuliah, banyak yang terjadi di dalamnya.

Itu sok-sokan aja padahal. Kan kayaknya seru aja kali ya kalo nonton filem atau baca novel atawa cerpen yang judulnya tentang minggu pertama kuliah yang amazing*sok banget kayak maba aja :P

Dan...ternyata saya bener-bener ngerasa kalo minggu pertama ini bener-bener banyak yang terjadi. Ya nggak bisa dibilang amazing emang. Tapi ini sungguhan rasanya nano-nano banget. Mulai dari perang hati, perang antara keinginan dan kewajiban, perang motivasi, perang mimpi(tuh kan tidur aja mimpinya ampe perang u.u) bahkan sampe pulang malem nyaris jam 9 gegara rapat dan bahkan sampe bolos kelas kuliah udah saya lakuin di minggu ini.

Uh, rasanya campur aduk banget.Ada yang pengen saya bagi *tapi tunggu 20 September yah, kayaknya baru bisa serius bikin tulisan di blog abis tanggal itu, dan ya...ada juga yang pengen cuma saya simpen sendiri, berdua deh biar soswit....sama Allah tentunya :P

Rabu, 11 September 2013

Harus Belajar Banyak

Apa perasaan lo kalo lo bener-bener ngerasa diri lo jauh banget sama orang yang sebenarnya ada di sebelah lo. Bukan, ini bukan masalah hati. Sama sekali bukan. Kali ini gue nggak ngebahas itu. Sama sekali engga. Ini masalah pemahaman. Sekali lagi, bukan masalah pemahaman yang seringkali gue sebutin. Bukan. Bukan. Ini masalah memahami materi, oke gue bisa bilang materi kuliah, sebenernya semi sih. Bukan bener-bener materi kuliah.

Dan gue hari ini, ngerasain. Betapa masih jauh dan super awamnya karena diajak ngomong sama orang yang lebih ngerti, dan betapa gue masih harus belajar banyak. Super banyaaaaak.

Sekalipun, membaca tulisan ilmiah adalah hal yang masih gue coba untuk suka, bahkan untuk mau. Waaaaaaah harusnya emang sadar umur ya, seiring bertambah usia gue, gue harus mulai memupuk diri dengan hal-hal kayak gitu. Apalagi pas baca blog temen tentang budaya Jepang yang banyak research, penelitian, ngelab. Aduh, jangan-jangan gue malah belum pantes jadi mahasiswa -_________-

Dampaknya, tiba-tiba-udah agak lama sih sebenernya- gue ngerasa takut bikin skripsi *jangan Fit!* Hahaha, jangankan skripsi, soal 'itu' aja belom lo sentuh fit. Oke udah dibaca, tapi belom nemu titik terang T^T. Liat berapa banyak folder dengan file-file powerpoint didalamnya, berapa banyak pdf berbahasa inggris yang bahkan baru lo bikin janji sama diri lo sendiri : dan belum ditepati. Lihat buku tipis itu aja belom selesai-selesai fit. Mana sahirul lail lo? 19 loh Fit, 19. be-ra-pa ha-ri la-gi?

Dan apa perasaan lo kalo tiba-tiba ada di ruangan yang sama sama orang yang begitu populer di kalangan banyak orang, sementara selama ini lo lihat dia pendiem banget. Dan ketika lo seruangan sama orang itu, --dan mungkin emang harus di ruangan itu-- ternyata dia nyaris berubah entah berapa derajat. Humblenya, dan bicaranya. Apa yang lo denger dari orang-orang rasanya emang belum lengkap tanpa lo tahu sendiri liat dia di ruangan khusus itu. Bahkan selang duduk satu baris di kotak besar beroda dalam perjalanan panjang sekalipun nggak memberi lo info apapun kecuali tulisan di lengan jaketnya.

Ah Fit, kamu memang harus belajar banyak :"

Kamis, 22 Agustus 2013

Semester Tiga : KRS-an

Orang-orang ribut tentang KRS-an(Kartu Rencana Studi). Berkicau di twitter, sibuk chatting tanya kakak tingkat. Tapi ya kesannya beda, ceritanya beda. Satu bilang enak, lainnya tidak. Yang ini bilang dosennya begini, lainnya bilang beda. Temen saya bilang tanya kakak tingkat dapet banyak pencerahan malah nambah bingung. Hemh, KRS Semester tiga. Lihat RPKPS (Rencana Program Kegiatan Pembelajaran Semester) kadang kurang mencerahkan, kurang menggambarkan...ehm...tingkat kesulitan.

Sejujurnya, pilih saja mata kuliah yang kamu minati. Tapi disisi lain saya mikir siap nggaknya ngambil mata kuliah itu. Bukan apa-apa, ada amanah yang belum selesai di semester ini -yang sejujurnya sungguh entah kenapa membuat saya mikir dua kali *berkali-kali deng haha*. Ayo dong buruan selesai amanahnyaaaa><

Kenapa pengen buru-buru selesai? Jawabannya sederhana sebenarnya, saya nggak suka sama amanah ini. Itu saja. Dimanapun kita selalu butuh cinta, kan? *nahlo, hehe 

Kalo boleh jujur, kadang saya mikir temen juga, hehe. Gimanapun juga kalo ga ngerti atau mau belajar bareng yang dikontak pertama pasti temen. Ya meski gak selalu, faktor ini pasti dipertimbangkan sama kita. And it's never been easy buat nyatuin pemikiran mau ngambil apa semester ini. Ini gak semudah semester kemarin yang kita udah kaya shalat jamaah pada ambil Basis Data plus praktikum yang harusnya matkul semester 4. Apalagi dengan kondisi semester ini jadwal Kewarganegaraan yang bentrok sama ADA(Analisis Desain Algoritma) I-sementara KN terlihat lebih selow dibanding matkul berikut : IMK(Interaksi Manusia Komputer), Metode Numerik, sama RPL. Ehem.



matkul wajib semester 3
matkul wajib semester  5
IMK-Interaksi Manusia Komputer:yang dibilang matkulnya anak jomblo di twitter (katanya gini: ya ampun sesedih itu apa jomblo sampe harus belajar interaksi, sama komputer lagi--"). Katanya belajar interaksi(yah sesuai namanya lah), bikin interface. Terus tugasnya katanya lebih berat(yah tapi mau diambil kapan juga tetep pasti ketemu, kan? orang matkul wajib). Ehm, ada kakak tingkat yang bilang enak, tapi ada juga yang bilang itu kayak AI(Artificial Intelligence; Kecerdasan Buatan), matkul semester 4 yang sering dijadikan 'momok'. Nah kalo gini masalah siap nggak siap, sih. Beberapa udah ngambil matkul AI di semester dua. Tapi semester kemarin saya nggak berani ambil.

Oh iya ada juga temen yang gak mau ambil IMK gegara jadwalnya hari Jumat jam setengah empat sampe jam enam sore(entah kenapa jadwal di semester ini gak serajin semester satu dua dulu yang kaya anak sekolaan). Biasanya yang kayak gini gegara pengen pulang kampung (paling yang rumahnya masih sekitaran Jogja kayak Klaten, Solo, Sragen gitu).


Metode Numerik; katanya matematika banget (iya gak ya pake banget? hehe). Beberapa milih nggak mau ngambil karena merasa SUDAH SANGAT CUKUP sama matkul PDE(Persamaan Diferensial Elementer)-yang katanya lebih susah pake banget dari kalkulus(udah kayak kalkulus lanjut lah, katanya), bukunya fotokopian(biasanya juga fotokopi sih, hehe, tapi katanya kalo beli di amazon bisa ampe satu juta)- sama MetStat(Metode Statistika) yang itung-itungan juga. Jadi kayaknya kalo nambah Metnum kok kayaknya nambah beban aja --". Btw, saya juga ragu karena Metnum ada praktikumnya, di matkul pilihan tapi. Ya emang bisa aja sih entar dulu, dahulukan yang wajib soalnya hehe. Tapi kok y nggak sreg aja kalo praktikum ga dibarengin ama teorinya. Udah gitu, praktikum saya semester ini udah ada 3._.


RPL(Rekayasa Perangkat Lunak) tahun kemarin banyak diambil kakak tingkat, soalnya banyak dipake prasyarat matkul lain. Nanti kalo udah ngambil matkul ini bisa ambil matkul SI, IT Project Management, SPK (kok ternyata gak banyak ya --") soalnya RPL itu syarat buat ambil matkul tersebut. Nah, kembali ke masalah praktikum, kalo ambil ini doang tanpa praktikum rasanya makan sayur tapi kuahnya doang--v. Tapi praktikum yang sudah tiga itu rasanya._........ Dan lagi jadwal praktikum itu diketahui belakangan, super males banget rasanya ngurus kalo jadwalnya ampe bentrok. Semester lalu dua praktikum saya di-sehari-kan hingga akhirnya kalo ujian rempong sendiri(padahal jaman SD terima aja sehari uasnya ada tiga matkul--"). Mmm, gabanyak juga yang ambil praktikum RPL; cowok paling banyakan(namanya juga ilkom), ama kakak tingkat(namanya juga kuliah, gabung ama kakak tingkat biasa---kata seseorang).



"Tapi masa ada 4 praktikum kak dalam satu semester?"--tanya saya
"Hahaha. Ya...namanya juga kuliah Fit, lebih kejam daripada ibukota :("--jawabnya. Bisa aja kakak ini :P

Grafika Komputer : Saya gak terlalu tertarik sih, wajib smt 5, beberapa temen cewek ngambil. Sejujurnya bikin sedikit mikir : apa itu aja ya...~  genderisme juga nih, ilkom ilkom...

Multimedia : matkul pilihan, beberapa memilih itu daripada harus menemui metnum atau matkul lain yang terkesan lebih menyeramkan daripada multimedia. Saya? ntar dulu kayaknya.

Sebenernya faktor dosen juga ngaruh. Misalnya aja tahun ini dosennya Pak A. Eh itu lebih mending tau, daripada tahun lalu Pak B, kalau taun depan dapetnya Pak B gimana *eaaaaa bingung~~ Nah balada mahasiswa *ceileh bahasanya* yang kayak gini ini juga. Sebagian tanya, dosen itu nilainya gampang gak? Bagi saya, prioritas itu : dosen itu ngajarnya enak gak? Bikin mudeng gak? Kitanya ngerti nggak. Nahlho, bingung juga kan kalo gini, pengennya kan selalu dapet dosen enak biar paham... :/



Ambil apa semester ini, Fitri? Ada saran? :)


Selasa, 02 Juli 2013

#Quote 2013-07-02

Banyak diantara kita yang kebanjiran data tapi miskin informasi.
#quotedatamining