Kadang, eh sering
kalau kelamaan baca buku-buku anak, terutama keluaran RtR, Litara, dan teman-temannya
pasti ada desiran dan pertanyaan
Apa aku bisa bikin karya sebagus itu?
Bikin buku cerita anak sebaik itu?
Kadang, eh sering
kalau kelamaan baca buku-buku anak, terutama keluaran RtR, Litara, dan teman-temannya
pasti ada desiran dan pertanyaan
Apa aku bisa bikin karya sebagus itu?
Bikin buku cerita anak sebaik itu?
Pagi ini sudah ada niatan mau ngapain, eh lalu batal Karena salep lagi disayang-sayang biar ngendep dulu di kulit, kupilihlah ngerjain hal lain yang ga perlu wudhu lagi semacam muter mmc yang wajib, ke kamar mandi, dan ngejemur pakaian.
Lalu membuka blog ini. Memutuskan menulis instead of ngerjain kerjaan yang juga perlu sudah menjad pilihan saya sejak tadi. Tapi menulis apa? Entahlah. Apakah karena hari ini kamu ulang tahun? Hm, ya, mungkin.
Memasuki usia 27, dengan kondisi emosi yang tidak stabil dan perasaan kepayahan tentu bukan memori yang nyaman untu diingat, dirasakan, dan dijalani. Tapi sungguh mengakuinya pun berat, walau menurutku perlu. Tempaan hidup barangkali belum seberapa, namun terkadang rasanya sudah lelah sekali hidup di dunia.
Tak punya banyak harap rasanya di usia ini. Sebagaimana memasuki ramadhan yang jujur aku sedih dan takut entah mengapa, i have no expectation at all. Ada harapan-harapan kecil tentu saja, yang masih takut bahkan ketika kuniati dalam hati, dan memang belum terwujud hingga hari ini. Ah apakah barangkali, memang belum memantaskan diri.
Rasanya, hanya syukur yang ingin terus kuingat untuk kulakukan setiap hari, lalu kulipatgandakan. Dan juga keluh yang kutekan, lalu kumusnahkan. Tumbuh menjadi ibu memang tak pernah kusangka seberat ini. Tapi semestinya sudah Allah instal kan kebaikan dan fitrah itu? Tinggal menjemputnya dengan persiapan dan praktik yang baik. Tinggal? Ahaha, aku tertawa nyinyir pada diriku sendiri.
Dear Allah, terima kasih sudah memberiku kesempatan sampai hari ini. Kesempatan untuk lebih baik setiap harinya walau tak melulu kupakai begitu. Terima kasih untuk kesempatan untuk menabung amal baik yang semestinya semakin kuresapi dengan baik dan kutuangkan dalam laku. Kesempatan untuk mengasah diri dan memperbanyak pengalaman gagal hingga kelak berhasil jika Allah izinkan.
Dear Allah, aku minta maaf atas segalla keluh, peluh, lelah, dan gundah. Beberapa mungkin manusiawi, tapi mungkin beberapa berlebihan juga. Beberapa lainnya barangkali seolah meragu padaMu, ah, menunjukkan masih banyaknya tambalan hubunganku denganMu yang harus senantiasa kurajut dengan baik.
Dear Allah, rasanya tak bisa berkata-kata lagi. Aku rindu . . .
Nama: Fitri
Tau let's read, litara, dan literacycloud udah lama banget. Bukan karena mau bacain anak, tapi memang dari dulu pengen bisa nulis buku anak :")
sekian.
abis baca obrolan Klub Teman Baca Ibu sembari ngejar dedlen seleksi lokakarya yang ke... 5 kayaknya ahahahahahaha belum pernah lolos :")
Paling sebel kalau kangen datang di waktu yang tidak tepat (emang kapan ya waktu yang tepat)
karena kangenku nggak pernah sebentar, heuheu dasar orang melankolis
because sesok koncoku rabi (bener ga sih tulisanya), aku jadi terbawa ke banyak tulisan, foto, memori, gak hanya tentang sepasang yang kukenal dua duanya ini tapi juga circle dengan orang lainnya.
time flies so fast and so true aku rindu berteman.
paling sering rasanya ngerasa pengen berteman tapi ga punya energi nyapa duluan
even kadnag so randomly aku jg ngechat orang-orang tanya kabar atau kirim doa.
kangen kangen kangen.
-
pas mau submit baru nyadar, gaes, bahkan aku punya label kangen di blog ckckck