Senin, 18 Februari 2013

What a Night

what a night~~ jam segini masih bangun gara-gara ga sadar kalo disuruh ngelampirin alamat di daftar sekolah, tangan pegel searching alamat sekolah satu-sau. akhirnya saya memutuskan untuk ngambil durian sisa bekal semalem. What a asuperMom ! :D

Hoho, makasih Ummi, baru kemaren rasanya saya se exited itu buat ngebekel nasi sama ngeplastikin lauk-sayur-kerupuk #eh. Menyenangkan rasanya perasaan exited kayak gitu #eh? haha...
Aku ngeplastikin rambutan, eh Ummi tiba-tiba dateng dan udah masukin gitu aja seplastik durian, haha :D
thanks Mom ! Makasih buat semuamua yang udah Ummi kasih ;''), perhatian, doa, dan semuanya. Semoga Fitri bisa menjadi apa yang sering kau bisikkan itu, ya. Aamiin.
"Jadi anak shalihah, ya Mbak. Jadi anak yang kuat."


Rabu, 13 Februari 2013

Kepada Malam

:: Kepada Malam

Ah malam, sebenarnya aku hendak menyapa sejak tiga hari lalu. Tapi terus saja kutunda, jadi kita jumpa sebentar malam ini, ya. Aku tidak akan bicara banyak-banyak...

Terima kasih, Malam. Terima kasih telah mengajarkan arti konsistensi dan setia. Ah sejujurnya terima kasih ini muncul ketika aku tiga hari lalu memutuskan untuk bicara sedikit menyapamu. Terima kasih, Malam. Doakan aku agar bisa tetap sepertimu.

Malam--yang tetap saja diliputi berbagai misteri, semoga hari ini, hari esok, dan seterusnya, dan seterusnya, kami selau baik-baik saja, ya. Dan semoga segala keadaan membaik--setidaknya kami selalu berpikir begitu : segalanya menjadi lebih baik dari sebelumnya. Tolong sampaikan doa ini pada pemilik Mu.

Malam, aku rindu menatapmu lama-lama...

dulu dapet gambar ini, copy dari Aurora...

Selasa, 05 Februari 2013

Menulis, Blog, Sedikit Random

Saya nggak tahu apa yang menggerakkan jemariku untuk mengetik postingan ini. Mungkin karena setelah melihat dua blog orang yang bahkan belum pernah saya temui, kak Dipta Tanaya, dan juga kak Novi Ahimsa Rosikha. Kalo Kak Nay udah kenal di FB *temennya kak Suci sih, hehe. Kalo kakak yang satunya : aku suka postingannya yang judulnya Bulan, Katakan Padanya...

Postingan blog itu kadang obrolan diri sendiri aja, cukup rasa-rasanya kita yang tahu kenapa kita. Tapi kenapa disebar lewat blog? Saya pikir, lewat blog kita belajar untuk menulis. Oke kita bisa aja nulis di jurnal kita. Tapi ada yang beda ketika kita nulis di media yang bahkan orang lain pun bisa mengaksesnya. Tapi setida-tidaknya, kita lumayan berpikir untuk menimbang-nimbang : mau kayak gimana sih tulisannya nanti. Dan satu lagi, ga mungkin rasa-rasanya kita ngepost yang isinya random macem sebel sama orang, pasti ada kata-kata kiasan atau apalah itu namanya. Setidak-tidaknya, kita belajar untuk memilah dan merangkai kata.

Selain itu postingan di blog kadang terlihat galau. Saya pun begitu. Tapi sedikit saja saya beri tahu : tidak semua kegalauan adalah kegalauan penulisnya. Ada saja serpih-serpih kejadian yang mungkin menginspirasi, bukan? Atau bisa jadi kita berpikir seumpama saya adalah orang itu, si A, si B, si C dan seterusnya. Kadang-kadang memang disini ada sisi sotoy *jelek banget bahasanya -_- . Tapi, ya itulah~ Itulah di mana pikiran kita terinspirasi dan kemudian menuangkannya ke dalam tulisan. Ya, meski kadang cuma baris pendek saja.

***

Hal random lain : tentang mimpi. Semalam saya baru sadar ada orang yang ternyata beberapa mimpi saya ceritakan padanya, belum pada yang lain. Haha :D #efek nonton perahu kertas *telat amat sih fit .

Oh iya, sama satu lagi. Tentang Neptunus, saya rasa, beberapa orang juga punya 'Neptunus'nya masing-masing. Sesuatu--yang kepadanya kita bercerita; mencurahkan banyak isi hati, walaupun yang ngerti 'Neptunus'nya masing-masing ya tetep diri kita sendiri. Bisa jurnal harian, bisa dialog kita pada diri sendiri, siapa saja : 'Neptunus' yang kita ciptakan dari dalam diri masing-masing kita. Ah, saya jadi inget imajinasi kecil saya. *tapi sekarang udah enggak :P

See ya ! :D

Jumat, 01 Februari 2013

Twitter : KHS, AVM, IP -___-












AVM; saya ilkom A; dan AVM sampai detik ini belum keluar. 
#padahal td udah mau ninggalin laptop, tapi ke"ramai"an ini benar-benar nggak bisa dihindari untuk diiikuti._.

[repost] Jika Tuhan Menciptakan Semuanya, Berarti Ia yang Menciptakan Kejahatan?


Seorang profesor yg atheis berbicara dalam seminar dikampus.

Prof: "Apakah Tuhan menciptakan segala yg ada?"

Mhs semua : "Betul,Dia yg menciptakan semuanya."

"Tuhan menciptakan semuanya?" tanya prof sekali lagi.

"Ya prof, semuanya," kata mahasiswa itu.

Prof: "Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan Kejahatan."

Mhs itu terdiam & kesulitan menjwb hipotesis prof tsb.

Suasana hening dipecahkan oleh suara mahasiswa lainnya,"Prof, boleh saya bertanya sesuatu?"

"Tentu saja," jawab si Prof.

Mhs : "Prof, apakah dingin itu ada?"

"Pertanyaan macam apa itu ? Tentu saja dingin itu ada."

Mhs itu menyangkal, "Kenyataannya, Prof, dingin itu tdk ada. Menurut hukum fisika, yg kta anggap dingin itu adalah ketiadaan panas. Suhu-460F adalah ketiadaan panas sama sekali & semua partikel menjadi diam & tdk bisa bereaksi pada suhu tsb. Kita menciptakan kata dingin utk mendeskripsikan ketiadaan panas".

Mhsw itu melanjutkan... "Prof, apakah gelap itu ada ?"

Prof menjwb, "Tentu saja itu ada."

Mhsw itu menjwb, "Sekali lagi anda salah, Prof. Gelap jg tdk ada. Gelap adalah keadaan dimana tdk ada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari, gelap tidak. Kita bsa menggunakan prisma Newton utk memecahkan cahaya jadi beberapa warna & mempelajari brbagai panjang gelombang setiap warna. Tapi Anda tak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur dgn berapa intensitas cahaya di ruangan tsb.
Kata gelap dipakai manusia utk mendeskripsikan ketiadaan cahaya."

Akhirnya mhsw itu bertanya, "Prof, apakh kejahatan itu ada ?"

Dengan bimbang prof itu menjawab, "Tentu saja !"

Mahasiswa itu menjwb, "Sekali lagi anda salah, Prof. Kejahatan itu TIDAK ADA. Kejahatan adalah ketiadaan TUHAN di dalam DIRI seseorang. Seperti dingin atau gelap, kejahatan adlh kata yg dipakai manusia utk mendeskripsikan ketiadaan Tuhan di dalam diri. Tuhan tdk menciptakan kejahatan. Kejahatan adalah hasil dr tak adanya Tuhan dihati manusia." Profesor itu terdiam..

Tahukah Anda.. mhs itu adalah: ALBERT EINSTEIN..


sumber : postingan kakak tingkat di grup KMFM UGM (Keluarga Muslim FMIPA UGM)
#terlepas bagaimana cerita ini benar-benar nyata atau tidak (karena sumber repost tidak mencantumkan sumber), saya rasa jawaban ini tetap menarik untuk dibaca, dipikirkan, juga direnungkan.