Dormi(s)tory : Cerita Kita di Jalan Cendekia

Selasa, 26 April 2016

Dormi(s)tory : Cerita Kita di Jalan Cendekia
karya pertama Geng Blogger IAIC, salah satu komunitas Ikatan Alumni Insan Cendekia
editor : Hernowo Hasim, penulis dan editor Mizan
.
.
buku dan proses menulis yang membuat kita mengingat banyak hal
soal sepetak bangunan yang benar-benar membangun apa-apa yang ada pada kami sekarang, mengumpulkan kakak alumni dari angkatan nol sampai tujuh belas. mengingat bahwa tanah itu adalah tanah yang kalo kata Kak Anri : changes you in a good way.

kami belum pernah kopi darat, hanya beruntung difasilitasi oleh WA dan Google Drive-serta, tentu saja, kisah yang sama pada tanah Insan Cendekia. Isinya orang-orang di mana-mana : Jogja, Jabodetabek, Bandung, Jatim, Jepang, Belanda, New Zealand. Kalau mau rapat jam 8, yang di NZ rela bangun jam 2 pagi buat ikut rapat, gimana ga terharu :") Saya pribadi belum pernah ketemu semua kakak-kakak itu.

Haru kalo denger kisah perjuangan awal, miris kalo inget papan nilai yang dengan sadis menampang nilai-nilai yang mengharuskan kami untuk remedial-dan bahkan re-remedial, juga lucu kalau ingat perihal nilai ujian Fiqih yang bab Nikah remed, tapi bab talaq 100.

dan kebaikan ini harus disebarkan.

merupakan nikmat yang tidak dapat didustakan, ketika tau budaya salam adalah budaya keseharian, hemat listrik-air adalah way of life yang terterapkan, apel pagi tiap hari, bergegas ke masjid  jangan sampai telat, hukuman tidak boleh izin keluar kalau satu shalat dilaksanakan di asrama, ujian ditinggal pengawas karena tidak ada yang mencontek, kepanitiaan osis yang berkeadilan (minimal 2 maksimal 7 untuk seluruh siswa), acara-acara osis, lomba-lomba antar kelas dan angkatan.

ada yang tertinggal di sekolah ini.
ialah kenangan dan pijakan-pijakan.

ada yang selalu ada bagi sekolah ini,
ialah semangat guru dan kebaikan yang diwariskan.
--------


ka Fida, PJ Buku#1, yang selalu semangat nggordinir dan ngingetin ini itu.

ketika mulai baper :"


ini kakanya lagi di Belanda, selain merampungkan masa studi, juga staf lembaga halal di Belanda gitu






kata pengantar Bu Penny :") 



4 komentar:

  1. kok aku jadi baper ya fit :")

    BalasHapus
    Balasan
    1. banget niiis :"))
      kalo mau share ke temen2 bandung jg boleh nis, apalagi dan terutama pesan ibu pennynya *nularin baper ke mereka ini mah ceritanya hehe

      Hapus
    2. ka adam kalo ga salah bilang di grup, karena kalo dari tulisan bu Penny, ternyata tulisan2 ini juga membangkitkan semangat para guru :")

      Hapus
  2. Maasyaa allah. Episode hidup paling berwarna adl di ic serpong.

    BalasHapus

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS