Sembunyi

Kamis, 12 Juni 2014

gambar dari sini

Aku yakin ada yang kau sembunyikan. Jika saja kau bilang tidak, mungkin yang kau sembunyikan itu sengaja hanya kau tunjukkan padaNya. Di sepertiga malammu, mungkin. Atau di ucapan sepanjang perjalanan. Atau di gumaman-gumaman kecilmu saat kau sendirian. Kau bisikkan itu dalam keheningan. Saat tiada seorang pun mendengar. Kau terlalu takut ada orang lain yang mendengar. Mungkin.

Aku yakin ada yang kau sembunyikan. Jika saja kau bilang tidak, aku yakin kau tetap menyimpan rasa khawatir. Sejauh apapun aku bertanya, kau akan senantiasa bilang baik-baik saja. Atau bilang tidak ada apa-apa. Ditambah sesungging senyuman yang berusaha meyakinkanku bahwa semuanya benar-benar baik-baik saja. Agar aku tak curiga. Padahal mungkin kau sedikit salah mengiraku cukup yakin bahwa tidak ada yang kau pikirkan. Aku justru sibuk menerka tentang apa yang kau sembunyikan. Kamu...khawatirkah?

Aku yakin ada yang kau sembunyikan. Jika saja kau bilang tidak, mungkin ini saatnya aku menentukan langkah. Mungkin ini waktunya kamu mencoba melepasku perlahan dan pelan-pelan : sedikit demi sedikit. Mungkin ini waktunya kamu benar-benar ingin menyuruhku mengemban arti kata dewasa. Saat aku harus memutuskannya sendiri. Mempertimbangkannya sendiri matang-matang. Menyerahkan padaku nyaris sepenuhnya. Padahal aku tahu resikonya tidak sedikit yang mungkin juga akan terkena padamu. Tapi kamu ikhlas, sungguh ikhlas. Sekhawatir dan setakut apapun dirimu. Mungkin aku tidak pernah tahu.

Allah, bantu aku melawan segala kekhawatiran itu :"

Yogyakarta, 12 Juni 2014
dalam hening yang kadang terasa menyesakkan
ketika adzan Isya berkumandang :
aku sungguh sayang kalian .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS